
HUMAS — Universitas Garut bersama School of Business & Management Institut Teknologi Bandung (SBMITB) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Perancangan Tata Ruang Spasial serta Tata Kelola Ekowisata dan Eduwisata Perhutanan Sosial Berbasis Patanjala Desa Sukamurni Garut. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat di Aula Gedung B Universitas Garut, menjadi ruang diskusi dan kolaborasi untuk membahas pengembangan potensi wilayah Desa Sukamurni secara berkelanjutan.

FGD ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan perspektif akademisi dan pemangku kepentingan dalam merumuskan konsep tata ruang serta tata kelola ekowisata dan eduwisata yang sesuai dengan karakteristik dan potensi Desa Sukamurni. Melalui pembahasan yang dilakukan secara partisipatif, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang dapat mendukung pengelolaan kawasan perhutanan sosial, sekaligus membuka peluang pengembangan potensi ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi antara Universitas Garut dan SBMITB diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan Desa Sukamurni yang lebih terarah, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, hasil kajian dan gagasan yang dirumuskan diharapkan tidak hanya mendukung penguatan tata kelola kawasan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat setempat serta menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan wilayah dan pengelolaan potensi sumber daya secara berkelanjutan.