Sumbawa, pulausumbawanews.net — Permainan Rumi semakin mendapat tempat di hati masyarakat Kabupaten Sumbawa. Buktinya, lebih dari 2.000 peserta dari ratusan komunitas Rumi tumpah ke arena Turnamen Rumi Akbar KODIM 1607 ke-II yang digelar di Markas Kodim 1607 Sumbawa.
Jumlah peserta tahun ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan turnamen sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 1.000 lebih peserta. Tingginya antusiasme tersebut menjadi sinyal bahwa Rumi bukan sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi ruang berkumpul dan bersilaturahmi bagi masyarakat lintas komunitas.
Antusiasme itu turut disaksikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarifuddin Jarot, saat menyempatkan diri hadir di arena turnamen pada Selasa malam (1/9/2026).
Di hadapan para peserta, Bupati Jarot mengajak seluruh komunitas Rumi menjadikan turnamen sebagai momentum memperkuat persaudaraan, kekompakan dan kebersamaan.
“Selamat bertanding, jaga sportivitas, jaga keamanan, jaga kekompakan dan jaga kebersamaan. Salam satu hobi,” ujar Jarot yang langsung disambut meriah peserta dengan yel-yel dukungan.
Jarot mengaku memiliki kedekatan dengan komunitas Rumi. Sebelum menjabat sebagai Bupati Sumbawa, dirinya pernah dipercaya menjadi Dewan Penasehat Komunitas Rumi se-Kabupaten Sumbawa.
Namun, kesibukannya sebagai kepala daerah membuat kesempatan untuk kembali bermain bersama komunitas menjadi semakin terbatas.
“Dulu sebelum diamanahkan menjadi bupati, saya ditunjuk menjadi Dewan Penasehat Komunitas Rumi se-Kabupaten Sumbawa. Sekarang karena kesibukan, sedikit waktu bagi saya untuk ikut bertanding bersama teman-teman satu hobi,” katanya.
Menurut Jarot, meningkatnya jumlah peserta harus menjadi energi positif untuk terus menjaga keberadaan Rumi sebagai permainan rakyat yang mampu mempertemukan banyak kalangan.
Kompetisi, kata dia, bukan semata soal menang dan kalah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap pertandingan melahirkan pertemanan baru, mempererat komunikasi dan menjaga persaudaraan antarkomunitas.
“Jaga sportivitas, jaga keamanan, jaga kekompakan dan jaga kebersamaan,” kembali ditegaskan Jarot.
Bupati Jarot sendiri baru tiba di Sumbawa setelah mengikuti Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Meski demikian, ia menyempatkan diri hadir untuk menyapa langsung para peserta Turnamen Rumi Akbar KODIM 1607 ke-II.
Turnamen yang berlangsung selama tujuh malam tersebut menjadi salah satu gambaran kuat bahwa Rumi memiliki daya tarik besar di tengah masyarakat Sumbawa.
Dengan melibatkan lebih dari 2.000 peserta dari ratusan komunitas, Rumi diharapkan terus berkembang sebagai permainan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media silaturahmi, memperkuat persaudaraan dan merawat semangat kebersamaan masyarakat Sumbawa.
Turut mendampingi Bupati Jarot, Dandim 1607 Sumbawa Letkol kav Basofi Cahyo Wibowo S.T, Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan Rosmin Junaedi, S.STP., M.Si., Kasdim 1607 Sumbawa Mayor Inf Amdatullah, Camat Sumbawa Ardiansyah, S.AP dan Camat Lape Ditha Frisqy, S.IP.
Turnamen Rumi Akbar Kodim 1607 Sumbawa kedua tahun 2026 ini dinakhodai Anjas Asmara sebagai Inspektur Pertandingan, didampingi Wijianto selaku Admin didampingi Kel Maronge, Boim Ngeru, Diyen Nijang, Yudi Boak dan Iwan Ernie di bidang Humas. (PSa)